Pondok pesantren Lemka Sukabumi, “Ulama Siqoh  nanti akan lahir kembali”

0
842

Pesantren Kaligrafi Lemka – Kota Sukabumi

Sukabumi, beritalangitan.Com –Julukan Sukabumi sebagai Kota santri memang pantas. Dari sekian banyak pesantren yang ada dikota ini terdapat satu pesantren yang cukup khas yang dipimpin Dr.KH.Sirojuddin Ar. MA.g yaitu Pesantren Kaligrafi Al-Quran Lemka yang beralamat di Jalan Bineka Karya Rt 03 Rw 06 Kelurahan Keramat, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Saat Jurnalis beritalangitan.com berkunjung Senin (05/01/2018), diterima langsung oleh KH.M. Ohan Jauharudin yaitu salah seorang pengurus senior pondok pesantren Lemka.

Dr.KH.Sirojuddin Ar. MA.g 
KH.M. Ohan Jauharudin

Menurutnya saat ini Ulama adalah sosok yang layak menjadi pemimpin bagi masyarakat. Pasalnya, ulama yang lebih paham dengan keadaan umat tutur Kyai Ohan. Seharusnya umat Islam paham akan kepemimpinan yang harus mereka pilih.

“Pemimpin umat Islam adalah ulama,” ujarnya disela – sela kegiatan mengajar, menurut Kyai Ohan semua manusia adalah pemimpin. Minimal menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri yakni mampu mengendalikan seluruh potensi yg dimiliki sebagai karunia Allah SWT.

Kemampuan mengendalikan potensi diri secara optimal dapat menjadi barometer kemampuannya dalam memimpin kondisi lingkungannya secara lebih komprehensip, sehingga seorang pemimpin harus memiliki kemampuan managerial yg baik, harus menjadi panutan bagi yg dipimpin, juga memiliki sifat siddiq, amanah, tabligh dan fathanah.”terangnya.

Kyai Ohan melanjutkan, sebab ulama layak menjadi pemimpin karena tingginya derajat yang dimiliki oleh mereka di mata Allah SWT. Allah sendirilah yang menempatkan mereka pada derajat tinggi di dalam Al-Quran. Derajat itu diberikan disebabkan Ulama pewaris para nabi (al-’ulama warasatul anbiya). Ulama adalah pelita bagi bumi.

Sehingga Umat Islam, yang kini telah sampai pada perjalanan yang demikian panjang jarak antara mereka dengan zaman risalah semakin jauh. Jarak antara mereka dengan zaman keemasan umat ini telah demikian panjang, sehingga kualitas mereka dengan kualitas umat yang hidup di masa keemasan itu pun demikian jauh berbeda.

Kebodohan demikian merajalela, para ulama Rabbani semakin langka, dan semakin banyaknya orang bodoh yang berambisi untuk menjadi ulama. Keadaan ini merupakan peluang besar bagi pelaku kesesatan untuk menjerumuskan umat ke dalam kebinasaan.

Ulama’ yang hari ini menjadi panutan umat membimbing manusia kembali kepada jalan Allah Swt mendapatkan perlawanan dari musuh-musuh Islam, Mereka menggelar permainan cantik dan licik.

Kaum muslimin yang mayoritas kini berada dalam kondisi terlena, menjadi mangsa yang empuk buat mereka. Satu demi satu sampai akhirnya menjadi banyak yang gugur dalam kehinaan. Cinta kepada dunia dan takut akan kematian.

Kemudian Fungsi ulama adalah sebagai pewaris nabi hilang ditengah-tengah umat yang semakin haus akan bimbingan para ulama’ yang lurus untuk kembali kepada syariat Islam, namun saat ini justru yang menjadi marak adalah ulama ulama yang menjadi bagian dari kekuasaan untuk memaksakan kehendak para penguasa menentang berlakunya syariat Allah Azza Wajalla.

Musuh -musuh Islam terus menggunakan cara yang sangat halus dengan melakukan pendekatan terhadap ulama demi menggapai keinginan mereka, bahkan menjauhkan dari ajaran yang benar sesuai dengan tuntunan Allah dan RasulNya.

Allah SWT menjelaskan dalam firmannya :
“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (QS Al A’raf:176)”

Tapi kita harus yakin, nanti pada saat nya Di tengah-tengah kehidupan yang diatur dengan aturan-aturan sekuler dan bukan aturan-aturan Islam, akan Muncul sosok ulama Siqoh, yang menjadi pelayan bagi umat (Khadimul Ummah). Dan akan memenangkan agama Alloh diatas segalanya

Reporter : Andriansyah
Editor   :  Udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.