Ponpes Aminul Huda Bandung Gelar Imtihan Santri dan Wisuda

3
2730
Imtihan Santri dan Wisuda TKQ,TPQ,MDT Aminul Huda Bandung

Bandung, 23/5 (beritalangitan.com) – Pondok Pesantren Aminul Huda menggelar acara tahunan wisuda TKQ (Taman Kanak-kanak Al-Quran), TPQ (Taman Pendidikan Qur’an), MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) dan Imtihan para santri. Ponpes Aminul Huda pimpinan Kyai Oman Mahmudin ini memang selain memiliki pondok dan santri yang bermukim juga menyelenggarakan pendidikan formal bagi anak usia dini.

IMG_0764 - Copy

Acara tahunan ini diselenggarakan minggu, 22 mei 2016 di Komplek Ponpes Aminul Huda yang beralamat di Jalan Ciwastra Ranca Sawo, No. 16 Kelurahan Margasari Kecamatan Buah Batu Kota Bandung. Acara tersebut dimulai dari pukul 08.00 s.d 22.00 WIB. Seperti yang dikatakan penanggung jawab acara Ustad Eka Yustiono kepada beritalangitan.com bahwa acara Imtihan santri dan wisuda TKQ, TPQ dan MDT kali ini di ikuti tak kurang dari 250 peserta.

Acara Wisuda TKQ, TPQ, MDT Aminul Huda Bandung
Acara Wisuda TKQ, TPQ, MDT Aminul Huda Bandung

Kemeriahan acara tahunan ini tidak lepas dari peran aktif dan kreatifitas para panitia penyelenggara yaitu para staf dan tenaga pengajar dan para santri dewasa yang mampu menyulap acara menjadi cukup meriah dengan kreasi yang ditampilkan anak – anak TKQ, TPQ dan MDT. Selain itu para panitia juga mampu memanfaatkan lahan seadanya di area pesantren dan madrasah dengan dekorasi yang menarik dan mampu menyedot perhatian masyarakat sekitar.

Suasana ceria diruang panitia Imtihan dan Wisuda Ponpes Miftahul Huda Bandung
Suasana ceria diruang panitia Imtihan dan Wisuda Ponpes Miftahul Huda Bandung

Kyai Oman selaku penanggungjawab acara sekaligus Pimpinan pondok pesantren Aminul Huda menyatakan kepuasannya dengan kinerja panitia yang sudah maksimal memberikan tenaga dan waktunya untuk menyukseskan acara Imtihan santri dan wisuda walaupun dengan persiapan yang relatif singkat hanya sekitar dua bulan. Tetapi lebih dari itu Kyai Oman menilai suksesnya acara tersebut adalah karena respon positif dan antusiasme warga dalam kegiatan ini.

Meski diakui keberadaan pesantren dan madrasah ditengah-tengah masyarakat belum sepenuhnya dirasakan maksimal manfaatnya, masih saja ada pro kontra dari warga atas keberadaan pesantren dan madrasah ditempat ini, tapi hal itu dianggap wajar dalam setiap memperjuangkan kebenaran ungkap Kyai Oman. “Cita – cita saya ingin menjamaahkan masyarakat, dan memasyarakatkan jamaah, saya ingin melihat masyarakat berbondong-bondong ke mesjid, belajar ilmu ibadah yang benar”. Harap sang Kyai mengutarakan cita – citanya.

Kyai Oman bersama Ustadz Asep Hidayat
Kyai Oman bersama Ustadz Asep Hidayat

Senada dengan sang Kyai, Asep Hidayat selaku kepala bagian pendidikan di Madrasah Aminul Huda menyatakan begitu beratnya menyuarakan kebenaran ditengah – tengah masyarakat dan mendidik manusia menjadi sholeh seperti yang dikehendaki Allah, “harus semua potensi dioptimalkan jika ingin berhasil”. Tutur Asep yang baru 5 tahun menjadi warga Rancasawo.

Maka dari itu Ustadz Asep yang juga adalah menantu sang Kyai menjadi tertantang untuk terus bersama-sama memperjuangkan kebenaran dengan memberikan pendidikan Ilmu Agama supaya manusia atau masyarakat menjadi sholeh. Dan itu dibuktikan dengan aktifnya Ustad Asep terlibat langsung dalam mendidik para santri dan siswa madrasah di sana.

Dalam moment tahunan seperti inilah ustadz Asep membuktikan kerja kerasnya dengan memperlihatkan hasil didikannya ketengah-tengah masyarakat dengan diumumkannya hasil prestasi belajar selama setahun dan menampilkan juga keahlian para santri dan siswa dihadapan masyarakat dengan berbagai kreasi Islami. (die/Hsn)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.