PP. Ashabulyamin Cianjur “Pesantren harus melahirkan calon pemimpin”

0
493

Ustadz Rahmi Syauqi Illahi, S.Sos,

Cianjur, beritalangitan.com – Cianjur merupakan salah satu daerah yang memiliki julukan kota Santri, salah satu yang dikunjungi beritalangitan.com kamis (08/01/2018) dikota penghasil Tauco ini adalah Pondok Pesantren Ashabulyamin yang berlokasi di Jalan KH Saleh RT04/04, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur Jawa Barat di bawah pimpinan umumnya KH. E. Khaerul Anwar.

Pondok Pesantren SMP PPT Ashabulyamin secara managerial kepalai oleh Ustadz Rahmi Syauqi Illahi, S.Sos, pondok ini memiliki sejumlah program unggulan yakni tahfizd, kepemimpinan/keorganisasian, seni kaligrafi, pidato empat bahasa yaitu Indonesia, Sunda, Arab, dan bahasa Inggris dan Juga program lainnya.

Rahmi Syauqi Illahi mengatakan, sekolah yang kami kembangkan merupakan sekolah berbasis pesantren yang mengintegrasikan konsep warisan dan pesantren berasrama, dengan konsep pendidikan untuk mencetak calon Pemimpin atauu Umara yang sering disebut juga dengan ulul amri.

Menurut Rahmi saat ini Umat Islam khuusnya di Indonesia sangat membutuhkan seorang pemimpin yang adil, Amanah, fatonah, sidik dan tabligh oleh sebab itu kita sebagai umat muslim harus mempersiapkan adanya seorang pemimpin yang kriterianya seperti para sahabat atau salapusoleh karena dalam sudut pandang Islam sebagai agama yang mengatur seluruh segi kehidupan manusia, memilih pemimpin bukanlah semata-mata urusan duniawi yang tidak ada sangkut-pautnya dengan agama. Memilih pemimpin pada hakikatnya adalah bagian dari urusan dunia sekaligus akhirat.

Memilih pemimpin bagian dari urusan agama yang sangat penting dan memiliki konsekuensi luas. Islam tidak mengenal dikotomi atau sekularisasi yang memisahkan antara  dunia dan akhirat, termasuk dalam memilih pemimpin. Seorang muslim akan menyesal di akhirat nanti apabila salah memilih pemimpin, memilih pemimpin yang mendatangkan mudharat terhadap agama dan kehidupan kaum muslimin.

Nah oleh sebab itu bagaimana seharusnya kita memilih dan menjadi pemimpin. Sebab memilih pemimpin dengan baik dan benar adalah sama pentingnya dengan menjadi pemimpin yang baik dan benar. “Pungkasnya

Reporter : (And/Ade)
Redaktur : D. Udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.