Sejarah, Peran danPerkembangan Pesantren (1)

0
815
Ilustrasi pondok pesantren

Penyusun : Niasato

Beritalangitan.com – Sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran dan pejuangan pesantren. Sejak masa awal kedatangan Islam, terutama pada masa walisongo hingga masa penjajahan belanda,masa kemerdekan hingga kini, persantren telah menyumbang sejuta jasa yang tak ternilai harganya bagi Indonesia terutama kepada pengembangan agama Islam.

Sebut saja Raden Fatah raja pertama demak adalah santri pesantren Sunan Ampel. Begitu pula Sunan Giri, Sunan  Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Kudus yang merupakan panglima perang kerajaan Demak adalah generasi awal santri pesantren yang perannya dalam penyebaran agama Islam sangatlah besar.

Dalam masa penjajahan, dijawa ada nama Pangeran Diponegoro, di sumatra ada tuanku Imam Bonjol yang dijuluki harimau nan salapan, di Aceh ada Teuku Umar dan Teuku Ciktidiro, di Makasar ada Syeh Yusuf  yang kesemuanya berjuang mengorbankan jiwa dan raga menentang penjajah Belanda.

Pada kurun waktu tahun 1900-an,  muncul pula nama-nama besar seperti KH Hasyim Asyari, Hos Cokroaminoto pendiri SI (sarekat islam), KH  Ahmad Dahlan, dan lain sebagainya.

Pada masa kemerdekaan, muncul nama-nama seperti KH Wahab Hasbullah, M. Natsir, KH Wahid Hasyim, Buya Hamka, KH Saifuddin Zuhri. Dan pada masa sekarang terdapat KH Maemun Zubair dimana bisa kita lihat perannya dalam dunia politik maupun pengembangan agama islam. Ada pula Gus Dur yang suka kontroversi, Hidayat Nur Wahid, Din Syamsyuddin, KH Hasyim Muzadi dan banyak lagi.

Maka dari itu, dalam hal ini kami akan membagi pesantren menjadi empat periode; periode masa awal islam di Indonesia, periode penjajahan, periode kemerdekaan, periode reformasi sampai sekarang.

PENDAHULUAN

Pesantren atau pondok pesantren adalah sekolah Islam berasrama. Para pelajar pesantren disebut santri. Kata santri menurut profesor Johns berasal dari bahasa Tamil yang berarti guru mengaji. Sedang kata pondok berasal dari bahasa arab Funduq yang berarti hotel atau asrama.

Dalam bukunya “Tradisi Pesantren” Zamakhsyari Dhofier menyatakan; “pondok, masjid, santri, pengajaran kitab-kitab islam klasik dan kyai merupakan lima elemen dasar dari tradisi pesantren”. Jadi bisa dibilang kelima hal tersebut adalah syarat atupun rukun berdirinya pondok pesantren.

Satu hal yang menarik adalah disebutkanya masjid. Ya sejak zaman Nabi masjid memang menjadi pusat pendidikan islam dan kedudukan ulama yang menjadi pewaris para nabi menuntut mereka untuk mewarisi sunnah nabi tersebut. Dan sejarah pun membuktikan bahwa pembangunan pondok selalu didahului dengan pembangunan masjid dimana sang kyai mengajar. Kemudian ketika santri sudah cukup banyak sehingga memerlukan tempat penginapan barulah dibangun pondok, seperti halnya yang terjadi pada pesantren tebu ireng dan juga pesantren Al-Anwar kita ini.

Tujuan didirikannya pesantren – menurut yang disebutkan Wiki Pedia – adalah untuk memperdalam pengetahuan tentang Al-Qur’an dan Sunnah Rasul, dengan mempelajari bahasa Arab dan kaidah-kaidah tata bahasa bahasa Arab. Hal tersebut memang benar adanya, namun disamping itu menurut kami, tujuan didirikannya pesantren adalah sebagai pusat dakwah islamiyyah dalam rangka menyebarluaskan ajaran agama Islam dan meningkatkan iman dan ketakwaan kaum muslim.

PESANTREN DIMASA AWAL ISLAM

Terdapat kesepakatan diantara ahli sejarah Islam  yang menyatakan bahwa  pendiri pesantren pertama adalah dari kalangan Walisongo, namun terdapat perbedaan pendapat mengenai siapa dari mereka yang pertama kali mendirikannya. Ada yang mengganggap bahwa Maulana Malik Ibrahim-lah pendiri pesantren pertama, adapula yg menganggap Sunan Ampel, bahkan ada pula yg menyatakan pendiri pesantren pertama adalah Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah. Akan tetapi pendapat terkuat adalah pendapat pertama.

Sedang mengenai pendapat yang menyatakan pesantren paling tua adalah pesantren Tegalsari Ponorogo maka hal tersebut tidak sampai menafikan hal yang kami sebutkan diatas. Karena yang dimaksud adalah pendirian dan pelembagaan pesantren pertama kali.

Peran dan pengaruh pesantren pada masa ini sangatlah kuat. Dimulai dengan Maulana Malik ibrahim, beliau mendirikan pesantren guna mempersiapkan kader-kader terdidik untuk melanjutkan perjuangan menyebarkan agama islam.

Kemudian datang Sunan Ampel atau Raden Rahmat ia mendirikan pesantren di daerah rawa-rawa pemberian Majapahit. Pesantren tersebut merupakan sentra pendidikan yang sangat berpengaruh di nusantara bahkan mancanegara. Diantara murid-murid beliau adalah Sunan Giri yang mendirikan pesantren Giri Kedaton, beliau juga merupakan penasehat dan panglima militer ketika Raden Patah  melepaskan diri dari Majapahit. Keahlian beliau dalam fiqh menyebabkan beliau diangkat menjadi mufti setanah jawa.

Diantara murid beliau adalah Raden Patah raja pertama kerajaan demak yang juga putra raja terakhir Majapahit Prabu Brawijaya v. Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa yang dibimbing oleh para Walisongo. Pada masa Raden Patah pula kerajaan Demak mengirimkan ekspedisi ke Malaka yang dipimpim Adipati Unus untuk merebut selat Malaka dari tangan Belanda.

Dan jika kita teliti tentang sisilsilah ilmu para Walisongo, kita akan menemukan bahwa kebanyakan sisilsilahnya akan sampai pada Sunan Ampel. Sebut saja Sunan Kalijaga, belia adalah murid Sunan Bonang yang merupakan Putra Sunan Ampel. Begitu pula Sunan Kudus yang banyak menuntut ilmu dari Sunan Kalijaga. Mereka semua ini punya jasa yg sangat dalam penyebaran agama islam.

Begitulah  pesantren pada masa Walisongo, ia digunakan sebagai tempat menimba ilmu sekaligus untuk menempa para santri guna menyebarluaskan ajaran agama Islam, mendidik kader-kader pendakwah guna disebarkan keseluruh nusantara. Dan hasilnya bisa kita lihat sendiri, Islam menjadi agama mayoritas di Indonesia dan bahkan bukan hanya itu jumlah pengikutnya adalah yang terbanyak di dunia.

Setelah itu muncul pula pesantren-pesantren lain yang mengajarkan ilmu agama  diberbagai bidang berdasarkan kitab-kitab salaf. Bersambung(HS)

Publish: doel

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.