Ustadz Fauzan Shobur : “Benahi Masyarakat Sekitar Dulu Baru Kelola Santri”

1
2128
Ustadz Fauzan Shobur Pimpinan Pesantren Miftahul Huda Cisaat - Cianjur

Cianjur, 17/3 (beritalangitan.com) – Terletak persis di areal Gedung Hamida Centre Cianjur (GHCC) terdapat sebuah Madrasah Diniyah yaitu Miftahul Huda Cisaat yang rencananya kedepan akan menjadi sebuah Pondok Pesantren, dipimpin oleh seorang Kyai muda yaitu Ustadz Fauzan Shobur (38) bersama istrinya Neng Rosidah (36).

Beralamat di Jl. Raya Bandung Km.3 Kampung Cisaat Rt. 3/7 Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur. Miftahul Huda Cisaat didirikan 5 Mei 2005 dengan luas area tujuh ribu meter persegi yang merupakan wakap dari pendiri Miftahul Huda Manonjaya yaitu Uwa Ajengan Choer Affandi (alm).

Masjid Miftahul Huda Cisaat Cianjur - Gedung Hamida Centre Cianjur
Masjid Miftahul Huda Cisaat Cianjur – Gedung Hamida Centre Cianjur (GHCC)

Saat itu sebagian besar masyarakat dilingkungan ini masih jauh dari agamis dan banyak preman yang merupakan penduduk asli ditempat ini yang menjegal da’wahnya. Ustadz Aang awalnya hampir menyerah dengan banyaknya tekanan dari lingkungan ini, tapi dengan keyakinan, niat dan tekad yang kuat akhirnya bisa berbaur dengan masyarakat dan perlahan mulai diterima, bahkan mustami dan santrinyapun kian bertambah.

Pengajian ibu - ibu di lingkungan Pesantren Miftahul Huda Cisaat - Cianjur
Pengajian ibu – ibu di lingkungan Pesantren Miftahul Huda Cisaat – Cianjur

Saya berharap dalam 10 tahun ingin mensantrikan masyarakat disini. Meski guru dari manonjaya sering menawari untuk segera membangun pondok, tapi saya belum bisa karena terlebih dahulu saya ingin dapat diterima dahulu ditengah masyarakat sini sebelum menerima santri dari luar daerah.

Dalam kurun lima tahun pertama saya selalu berkeliling menyambangi rumah penduduk sekedar untuk bersosialisassi dan mencoba mengambil hati penduduk. Alhamdulilah sekarang masyarakat sudah lebih menerima dan mustami serta santripun kian banyak.

Murid Putra dan Putri TPA / TPQ Miftahul Huda Cisaat - Cianjur
Murid Putra dan Putri TPA / TPQ Miftahul Huda Cisaat – Cianjur

Pada awalnya saya hanya mempunyai tiga orang santriwati yang belajar tentang ilmu thoharoh pada istri saya, akhirnya setelah terus-menerus berda’wah mengajak masyarakat belajar agama alhamdulilah sekarang sudah ada 200 orang santri, 70 orang ibu-ibu pengajian tetap dan mempunyai TPA, TPQ lengkap dengan legalitasnya. Saya memiliki program pra tahfidz yaitu mempersiapkan anak untuk menghapal Al Qur’an yang saya targetkan saat anak masuk SMP sudah hafal 3 juz Al Qur’an, paparnya.

Selain kegiatan belajar mengajar Ustadz Aang juga menggerakan masyarakat untuk menjalankan program tabungan Qurban, yang kini setiap tahunnya bisa terkumpul 5 ekor Sapi untuk dibagikan hampir ke 500 Kepala Keluarga. Dengan di bantu oleh 2 orang kader di madrasah ia terus berjuang merubah masyarakat. Harapannya di tahun ke 11 ini saya ingin fokus mengurus santri dan mulai merintis pondok, pungkasnya. (Tim Lipsus Beritalangitan.com)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.