Edisi [8] Meniti Jalah Illahi

0
233

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bulan yang lalu yaitu Dzulhijjah sarat dengan makna historical Nabi Allah, Ibrahim ‘alaihissalam. Dituliskan dalam sebuah Hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada hari Kiamat kelak, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam bertemu dengan ayahnya, Azar, sementara wajah Azar hitam kelam dan berdebu. Lantas Nabi Ibrahim ‘alaihissalam berkata kepadanya, ‘Bukankah saya pernah melarangmu agar tidak durhaka kepadaku?’ Ayahnya menjawab, ‘Hari ini aku tidak akan durhaka kepadamu.’ Lalu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam berkata, ‘Ya Rabbi! Sungguh, Engkau telah berjanji kepadaku agar Engkau tidak menghinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. Lalu kehinaan apalagi yang lebih hina daripada keadaan ayahku yang dijauhkan dari rahmat-Mu?’ Lantas Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Sesungguhnya Aku mengharamkan surga bagi orang-orang kafir.’ Selanjutnya ditanyakan kepada kepada Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, ‘Wahai Ibrahim! Apa yang ada di bawah kedua kakimu?’ Beliau pun melihat di bawahnya, ternyata di situ terdapat sesosok anjing hutan yang berlumur kotoran terlihat sedang tertunduk, lalu kaki-kakinya diikat dan dilemparkan ke dalam neraka.”(HR. Al-Bukhari). Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan1.

Sekilas kisah dalam sebuah hadits tersebut kita dapat simpulkan bahwa Nabi Allah Ibrahim ‘alaihissalam adalah seorang Nabi yang menjadi alat ukur ketauhidan seorang muslim sehingga hampir seluruh kisahnya sangat sarat dengan makna keta’atan seorang hamba kepada Robb-nya.Dalam edisi ke 8 ini redaksi mengangkat berbagai sudut pandang tentang makna dan Ibrah seorang Nabi Allah, Ibrahim ‘alaihissalam. Sehubungan dengan jatuhnya penerbitan majalah Suara ‘Ulama edisi 8 ini seharusnya pada bulan Dzulhijjah 1438 H lalu, sehingga makna Dzulhijjah tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Selain mengupas tentang berbagai sudut pandang kajian tersebut diatas, Redaksi memuat pula biografi seorang tokoh umat Islam, seorang Maha Guru di Institut Pertanian Bogor dan Universitas Ibn Khaldun Bogor, menjadi Ketua Dewan Pembina di Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor beliau adalah Prof.Dr.Ir. Abdul Azis Darwis, Msc (alm). Beliau diakhir hayatnya tercatat sebagai penulis dan sekaligus sebagai Penasehat di majalah Suara ‘Ulama. Keberadaan Prof. Abdul Azis (panggiran akrab) di majalah Suara ‘Ulama sangat mempengaruhi ruh dan spirit Redaksi karena beliau adalah seorang yang mampu menghangatkan pola komunikasi diantara kami untuk tetap konsisten dalam jalur dakwah dan perjuangan.

Kami angkat pula berbagai kolom menarik seperti, Liputan Pesantren dan para Santrinya, Mata Hati Sang Kiyai, Dunia Islam, Liputran khusus, Fakta dan opini, Rihlah dan Resensi buku. Semoga sajian kami bermanfaat untuk para pembaca majalah Suara ‘Ulama, atas segala kekurangan dan kesalahan mohon maaf sebesar-besarnya, selamat membaca.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.