Dunia Mulai Terbalik

0
1005
Ilustrasi

Oleh: Daryati Dargom

Beritalangitan.com – Berpakaian bertujuan untuk menutup aurat, bukan untuk pamer apalagi berganti-ganti menyesuaikan dengan mode pakaian terbaru dan tren kekinian. Khususnya bagi kaum wanita. Mereka sangat memperhatikan bagaimana mereka berpakaian, bagaimana mereka berpenampilan, dipandang orang lain. Itulah wanita.

Pada zaman yang serba modern dan kekinian ini, banyak wanita yang lebih percaya diri mengenakan pakaian yang kurang bahan. Mereka bilang ini modern dan kekinian tetapi pada kenyataannya ini hanyalah sebuah tipu muslihat dari setan semata. Dan hal paling aneh lagi tak ada masyarakat yang melihat fenomena ini komplain ataupun protes. Mereka biasa-biasa saja, seperti tak ada sesuatu yang menyimpang.

Padahal hal ini amat merugikan bagi mereka. Mereka seolah-olah menikmati saja. Tahukah Anda bahwa ketika kita melihat sesuatu yang bukan hak kita, hukumnya dosa,loh.

Coba Anda lihat dan perhatikan. Berapa banyak masyarakat yang menggunjing bahkan melakukan tindakkan yang tidak masuk logika. Ketika mereka melihat ada seorang wanita yang mengenakan pakaian yang sesuai dengan perintah Allah SWT, yaitu terturup.

Mereka menganggap teroris dan sebagainya. Banyak cap atau panggilan bagi wanita-wanita shalehah ini. Padahal mereka hanya menjalankan apa yang diperintahkan Allah SWT. Bukankah hal tersebut juga tidak menggangu masyarakat sekitar mereka. Betapa ironinya realita yang ada diakhir zaman ini.

Hal yang buruk dianggap baik, bahkan digandrungi. Sedangkan hal yang Insha Allah baik dijauhi. Sungguh ironi zaman ini. Sungguh kasihan.

Allah SWT berfirman, Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. (QS an-Nur: 31).

Padahal sudah jelas Allah SWT memerintahkan kaum wanita untuk menutup auratnya. Karena mengumbar aurat dapat mendatangkan berbagai kerugian baik diri sendiri maupun orang lain. Baik di dunia maupun diakhirat.

Sadarilah bahwa kita makhluk Allah SWT yang butuh Allah dalam setiap kehidupan kita maka lakukan apa yang diperintahkan Allah SWT kepada kita, hamba-Nya.

Kehidupan di dunia ini hanyalah sementara dan hanya sebuah titipan. Jadi sesuatu saat nanti akan kembali dan diambil oleh Sang Pemilik kehidupan ini. (Nf)

Sumber: Islampos

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.