Kisah Atlet Anggar Berhijab Ukir Sejarah AS

0
855
Anggar dan Tutup Aurat

Beritalangitan.com – Perempuan berdarah Afrika-Amerika ini lahir pada 4 Desember 1985 di New Jersey. Dia tumbuh di keluarga muslim dengan 4 saudara. Karena itulah Ibtihaj sejak kecil sudah terbiasa menutupi tubuh dengan pakaian muslim seperti yang disyariatkan Islam.

Sejak muda, Ibtihaj sudah jatuh cinta pada olahraga anggar. Semua bermula saat ia melihat para pemain anggar yang menutupi seluruh tubuhnya dengan rapat.

Di usianya yang ke-13, Ibtihaj masuk ke Columbia High School di Maplewood. Disana ada cabang olahraga anggar. Dia tak ragu lagi langsung bergabung dalam tim anggar. Sejak itu, Ibtihaj terus berlatih. Mengasah skill mengayun pedang. Kemajuan berkembang mengagumkan.

“Orangtua saya memilihkan olahraga yang cocok untuk saya tanpa perlu harus mengubah pakaian saya sebagai seorang muslimah,” katanya kepada BuzzFeed.

Dia kemudian menjadi juara NCAA All-American sebanyak tiga kali berturut-turut (2004, 2005, 2006) di Duke University, North Carolina.

“Setelah saya lulus kuliah, saya melihat kaum minoritas sangat kurang dalam bidang olahraga,” katanya kepada TeamUSA.org. “Dan saya mendalami anggar untuk menyingkirkan hambatan yang dihadapi muslimah di cabang olahraga.”

Pada 2012, Ibtihaj mencoba untuk masuk kualifikasi Olimpiade Musim Panas 2012 yang diselenggarakan di London. Namun sayang, dia gagal karena mendapat cedera di tangan.

Namun hal itu tidak menyurutkan niat Ibtihaj untuk menjadi atlet anggar perempuan terbaik dari kalangan Muslim.

Dia menorehkan prestasi di kancah internasional dan nasional sambil menunggu kesempatan untuk masuk lagi ke tim Olimpiade anggar AS.

Beberapa prestasi membanggakan yang pernah diraih Ibtihaj sejak gagal kualifikasi Olimpiade 2012. Prestasi terbarunya di 2016 adalah memenangkan babak prakualifikasi Olimpiade Rio yang diadakan di Athena, Yunani.

Tidak medali saja yang diraih oleh Ibtihaj. Dia juga mendapat penghargaan sebagai Muslim Sports Woman of the Year pada 2012 yang diberikan oleh Muslim Women’s Sport Foundation.

Di bidang pendidikan, Ibtihaj adalah mahasiswa yang menonjol di Duke University. Dia lulus dengan dua gelar sarjana sekaligus dari Duke University pada 2007 silam, yakni sarjana hubungan internasional dan sarjana studi Afrika-Amerika.

Tak hanya sebagai seorang atlet, Ibtihaj ternyata juga seorang pebisnis.

 

Sumber : dream.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.