SABAR DALAM MEMERINTAHKAN KELUARGA UNTUK SHOLAT

0
1624

Beritalangitan.com – Firman Allah SWT: “dan perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan sholat dan sabar dalam memgerjakannya…” (QS Taha, 20:132). Maksudnya, selamatkanlah mereka dari azab Allah dengan mendirikan sholat, dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Sebagaimana Allah berfirman: ”Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka …” (QS At-Tahrim, 66:6).

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Zaid bin Aslam dari ayahnya, dia berkata bahwa Umar bin Al-Khatab apabila bangun hendak sholat malam, beliau biasa membangunkan keluarganya. Allah SWT berfirman: “dan perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan sholat dan sabar dalam memgerjakannya, Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami-lah yang memberi rezeki kepadamu… ” (QS Taha, 20:132). Maksudnya, jika kamu mengerjakan sholat, niscaya akan datang kepadamu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya “barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya …” (QS At-Talaq, 65:2-3), juga dalam firman-Nya “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Mu. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku”, dan firman-Nya ” Sungguh Allah, Dialah pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh) (QS Az-Zariyat, 51:56 dan 58).

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Sabit, dia mengatakan bahwa Rosulullah SAW, apabila ditimpa suatu keausahan, beliau memanggil keluarganya seraya berkata “marilah sholat, marilah sholat!”, Tsabit berkata, ” para Nabi itu apabila ditimpa suatu kesulitan, mereka segera melaksanakan sholat”

Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda “sesungguhnya Allah SWT berfirman ” Wahai anak Adam, curahkanlah segenap kemampuanmu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya aku penuhi dadamu dengan rasa cukup dan aku tutupi kefakiranmu. Tetapi, jika kamu tidak mengerjakannya, Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutupi kefakiranmu”.

Ibnu Majah meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, ia berkata, “aku mendengar Nabi SAW bersabda ” barangsiapa yang menjadikan tujuannya hanya satu yaitu akhirat saja, niscaya Allah akan mencukupkan baginya kehidupan dunianya. Tetapi siapa yang tujuannya bercabang-cabang dalam urusan dunia saja, niscaya Allah tidak akan peduli kepadanya di lembah manapun di bumi ini dia binasa.”

(Ibnu Katsir, Tafsirul Qur’ani’l’Azimi, Jilid 9, 1421 H/2000 M: 384-385)

Sumber : kampoengquran

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.