Wanita dan Hijab

0
2071
Oleh: Shellvy Lukito

Wanita dan hijab adalah suatu kesatuan yang tak terpisahkan. Tulisankali ini khusus saya persembahkan untuk para muslimah calon bidadari syurga yang masih ragu dan bingung dalam berhijab. Rosulullah SAW bersabda “Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.”(HR Ahmad)

Mengapa wanita ? karena wanita adalah tonggak awal sebuah peradaban. Jika wanitanya baik maka bangsanya pun baik. Begitu pun sebaliknya, jika wanitanya buruk maka bangsanya pun buruk. Wanita adalah “madrasatul ula”.Pendidikan pertama bagi anak-anaknya. Karena “Anak yang cerdas hanya lahir dari rahim ibu yang cerdas”.

Islam sangat memuliakan wanita. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang wanita. Karena Allah sangat peduli dan sayang terhadap wanita. Salah satu ayat yang mengulas sebagai bentuk perlindungan Allah terhadap wanita tertera dalam QS Al-Ahzab ayat 59 :

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.

Berdasarkan ayat diatas jelas tentang perintah Allah kepada kaum wanita untuk menggunakan hijab. Namun pada kenyataannya masih banyak muslimah yang belum menggunakan hijab dinegara kita. Padahal berdasarkan catatan The Pew Forum on Religion and Public Life negara kita adalah salah satu negara mayoritas muslim terbesar di dunia.Banyak para muslimah dinegara kita yang menggunakan pakaian sangat minim, mengikuti lekuk tubuh, menerawang, bahkan kebanyakan menggunakan cepol konde super tinggi seperti punuk unta.

Model hijab mulai dari yang simple sampai yang rumit, kini sudah menjadi trend bagi Muslimah khususnya kaum remaja. Bahkan terdengar isu bahwa Indonesia akan menjadi negara pusat fashion muslimah dunia , karena berbagai potensi yang ada. Sehingga bukanlah suatu mimpi jika hal tersebut benar terjadi.

Sayangnya kebanyakan yang digarap oleh industri fashion muslimahdi Indonesialebih banyak menitik beratkan pada “style” bukan pada esensi “Hijab” itu sendiri, yaitu untuk menutup aurat. Sehingga masih banyak yang menggunakan tetapi belum sesuai dengan syariat.

Padahal perintah Allah tentang hijab bagi wanita adalah suatu cara agar wanita tidak diganggu. Wanita yang menggunakan pakaian terbukadapat mengundang nafsu berahi bagi laki-laki. Maka tidak heran jika pelecehan seksual banyak terjadi di kalangan wanita yang berpakaian terbuka. Namun banyak wanita tersebut yang menyalahkan laki-laki yang bersalah. Padahal tidak sepenuhnya salah karena secara tidak langsung terdapat unsurkesengajaan dalam memperlihatkan aurat didepan mata mereka.

Selain itu dengan berhijab maka akan menjauhkan siksa api neraka untuk ayahnya bagi muslimah yang belum menikah. Dan menjauhkan siksa api neraka untuk suaminya bagi muslimah yang sudah menikah.

Berikut adalah beberapa alasan para muslimah dalam menunda hijab :

  1. Belum siap

Sering sekali saya menjumpai muslimah yang belum berhijab menggunakan alasan diatas. Jika kita terus berfikir “belum siap” maka selamanya akan tidak siap. Sampai kapan kita menunda untuk berhijab? Padahal ajal siap tidak siap akan datang menghadap.

Ada juga yang beralasan hati belum siap untuk dihijab. Jadi intinya menunggu hati siap dulu baru berhijab. Disini letak kesalahan yang cukup fatal karena menunggu hati sampai siap padahal kewajiban berhijab tidak bergantung pada hal tersebut. Tetapi sudah diharuskan ketika sudah baligh .Jika hal itu sulit, cobalah perlahan tapi pasti karena There is No Giant Steps that does it,it’s a lot of little steps. Biasa karena dipaksa. lakukan secara tekun. insyaAllah pasti bisa.

  1. Dilarang orang tua

Hal ini juga menjadi salah satu alasan muslimah dalam menunda berhijab. Salah satu contohnya ketika saya memutuskan untuk berhijab, namun orang tua tidak mendukung. Ayah saya seorang muallaf keturunan Tiong Hoa pada waktu itu tidak suka melihat putrinya berhijab. Namun secara perlahan, mencoba memberikan pemahaman agar sang ayah memahami bahwa anak perempuannya wajib mengenakan hijab untuk menunaikan kewajiban kepada Tuhannya. Menyampaikan dengan santun dan lemah lembut sehingga beliau mengerti dan tidak melarang saya lagi untuk berhijab.

  1. Susah dapat jodoh

Justru wanita yang berhijab banyak dicari kaum laki-laki. Karena naluri laki-laki seburuk-buruknya dia. Pasti mencari istri yang sholeha, yang tidak mengumbar auratnya ke khalayak. Karena kelak masa depan anak-anaknya berada ditangannya. Oleh karena itu, kita semua hendaknya senantiasa tetap meyakini bahwa Allah sudah mengatur rezeki, mati, hidup dan jodoh seseorang. Jodoh tidak akan datang terlambat dan tidak datang terlalu cepat. Jodoh adalah cerminan diri kita. Mari berusaha memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik

Sumber: islampos

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.