Baznas Provinsi Jawa Barat: “Program Charity untuk Kasus Gizi Buruk Pangandaran”

0
2030
Akhmad Nur Rahmadian, Koordinator Relawan Baznas Community Development (BCD).

Pangandaran, 27/01 (beritalangitan.com) – Objek wisata “Batu Hiu” Pangandaran merupakan destinasi wisata eksotik yang cukup terkenal di Jawa Barat, namun dibalik pesona indah pantainya ternyata menyimpan kisah tragis mengenai kasus anak dengan gizi buruk.

Tidak jauh dari lokasi pantai, tergolek tak berdaya, Syifa (17) cucu dari bapak Totong  Juhana (82), seorang kakek yang bekerja serabutan, dengan istri yang juga mengidap lumpuh.

Hanya dengan modal kasih sayang pada cucunya dan istrinya, Totong selama ini merawat mereka di gubuknya Rt 01/01 Dusun Karang Bawang Desa Cinta Karya, Parigi, Pangandaran.

syifa
Syifa (17 th)

Sejak umur delapan bulan, Syifa kecil sering sakit-sakitan. Karena satu dan lain hal akhirnya Syifa dititipkan dan ditelantarkan begitu saja oleh ibu kandungnya. Dengan kondisi sakit dan asupan gizi yang kurang, kondisi Syifa sekarang begitu memperihatinkan, lumpuh, tidak bisa bicara dan hanya tergeletak di lantai.

Tidak jauh berbeda dengan kondisi Yadi (21) anak dari Nadi, buruh serabutan yang tinggal dalam gubuk sederhana di Dusun Patrol, Desa Cibenda Parigi, hanya berjarak sepuluh menit perjalanan darat dari lokasi rumah Syifa.

Yadi (21 th)
Yadi (21 th)

Kasus gizi buruk diatas merupakan sedikit yang bisa terungkap dan tidak saja terjadi di wilayah Pangandaran, tapi juga terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat. Hal ini akibat dari buruknya kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kasus gizi buruk memang jarang di ekspos karena berdampak menurunnya kewibawaan pemerintah daerah dimata masyarakat.

Baznas sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan ummat diharapkan selalu peduli terhadap masyarakat yang termarjinalkan akibat kondisi sosial ekonomi yang buruk, terutama pada anak-anak.

Capture

Sehubungan dengan hal itu, Baznas Provinsi Jawa Barat terjun langsung memberikan bantuan kepada keluarga Syifa dengan memberikan kursi roda sedangkan untuk keluarga Yadi diberikan bantuan berupa sembako.

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian Baznas Provinsi Jawa Barat dalam membantu masyarakat melalui program Charity”, ujar Akhmad Nur Rahmadian yang akrab dipanggil Iyan ketika ditemui beritalangitan.com di kantornya, Selasa (26/01). Iyan berharap agar kedepannya Baznas Provinsi bisa berkiprah lebih jauh lagi dalam membantu masyarakat Jawa Barat. (Yd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.