Tahun Ini, Baznas Kota Sukabumi Target Bentuk 700 Unit Pengumpulan Zakat

0
1327
Ilustrasi (petirnews.com)

SUKABUMI, 9/2 (beritalangitan.com) – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya menargetkan pada 2016 ini membentuk 700 unit pengumpul zakat ( UPZ). Pembentukan UPZ ini merupakan upaya untuk memaksimalkan pengumpulan zakat. Kota Sukabumi memiliki potensi zakat yang cukup besar, oleh karena itu harus ada UPZ-UPZ yang kita bentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun ini kita ingin memaksimalkan dalam pengumpulan zakat dengan membentuk lebih banyak lagi UPZ di lingkungan masyarakat. Sehingga pelayanannya lebih maksimal, kendati masyarakat bisa langsung ke kantor Baznas,” jelasnya seperti dilansir pojokjabar.com.

UPZ yang akan dibentuk nanti akan dikonsentrasikan di lingkungan kampus, sekolah, majelis taklim, masjid, SKPD dan lembaga yang belum memiliki UPZ.

“Dengan dukungan UPZ yang merata, insya Allah perolehan dana zakat yang akan dihimpun Baznas Kota Sukabumi bisa melampaui perolehan tahun lalu,” ucapnya optimis.

Jumlah UPZ masjid, kata Fifi, dalam upaya mengembangkan masjid menjadi pusat realisasi program Baznas. Tahun lalu perolehan zakat yang dihimpun Baznas sebesar Rp 900.000.000, tahun ini Baznas Kota Sukabumi menargetkan sebesar Rp 3.250.000.000 atau tiga kali lipat dari tahun lalu. Sebelumnya, pada 2015 lalu Baznas Kota Sukabumi sudah memiliki lebih dari 300 UPZ yang tersebar di tujuh kecamatan.

“Pembentukan UPZ tersebut diharapkan bisa memaksimalkan penerimaan, serta pengelolaan zakat infak dan sedekah (ZIS) di Kota Sukabumi,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, M Muraz yang ditemui beberapa waktu lalu menambahkan, kepengurusan Baznas yang baru ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengumpulan zakat di Kota Sukabumi.

Terkait pembentukan UPZ di setiap unit wilayah, walikota sepakat agar penerimaan dan penyaluran zakat bisa jauh lebih baik, karena ada dua tipe organisasi UPZ, yakni UPZ masyarakat dan UPZ instansi salah satunya berada di masjid, sekolah dan perkantoran yang dinilai layak berdasarkan penilaian Kemenag dan Baznas Kota Sukabumi.

“Saat ini, administrasi pengelolaan UPZ tetap di bawah pengawasan Baznas Kota Sukabumi dan jajaran kepengurusan Baznas diharapkan untuk memberikan SK bagi UPZ tersebut,” jelasnya.

Diterbitkannya SK bagi UPZ, maka UPZ tersebut bisa melakukan penerimaan dan penyaluran zakat secara mandiri. Untuk itu, pihaknya berharap dengan semakin banyaknnya UPZ potensi zakat Kota Sukabumi bakal lebih maksimal. (frm/wdy/d)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.